Mengenalkan anak dengan kegiatan mengaji mungkin bukan hal yang mudah tanpa ada peran dari keluarga, khususnya orang tua. Sebenarnya ada metode belajar mengaji yang bisa diterapkan supaya anak mulai terbiasa, tetapi tidak mudah bosan.
Hanya saja, sebagian orang mungkin tidak memiliki banyak waktu atau kemampuan untuk mengajarkan dengan metode belajar mengaji tertentu. Untuk itu sebaiknya simak dulu ilmu penting berikut ini yang kelak bisa memudahkan pembelajaran mengaji bagi anak, di antaranya:
1. Memberikan Contoh
Metode belajar mengaji tahap awal mengenalkan kebiasaan mengaji kepada anak bisa dengan memberikan contoh supaya pelan-pelan bisa meniru. Biasakan lakukan dengan cara mengajak anak menyimak dan ajak membaca bersama dengan suasana yang nyaman.
Hindari menyuruh anak mengaji sambil marah tanpa memberikan contoh karena akan membuat kesan bahwa mengaji sebagai paksaan. Ketika merasa dipaksa, kelak anak akan merasa bahwa mengaji jadi tidak lagi menyenangkan atau hanya karena takut dimarahi.
Bisa lakukan secara bertahap, misalnya setiap selesai melakukan sholat fardhu selama beberapa menit. Tidak perlu terlalu lama karena sebagian anak akan mudah bosan bila belum menemukan kesenangan pada suatu hal.
2. Mengajak Berkenalan dengan Huruf Hijaiyah
Dalam tahap metode belajar mengaji, yang perlu diajarkan terlebih dahulu tentunya adalah macam huruf hijaiyah. Mengenal hal baru semacam ini mungkin bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak sehingga mudah diserap otak.
Ada kalanya anak akan mudah bosan hanya membaca dari Iqro, jadi bisa gunakan alat bantu atau mainan. Bisa dengan poster yang berisi huruf hijaiyah, lalu juga dengan card atau puzzle yang membuat belajar lebih menarik.
Tidak ada salahnya juga diajari menghafal dengan lagu, tiap anak punya kecenderungan daya tangkap berbeda. Ada yang mudah hafal dengan cara membaca dan menulis, tetapi ada juga yang lebih mudah dengan mendengar lagu atau video.
3. Mulai yang Paling Mudah
Metode belajar mengaji selanjutnya dengan memulai dari yang mudah, misalnya mulai dari huruf awal secara urut. Seperti halnya di Iqro, mulai dengan satu atau dua huruf dengan cara berulang dan pola yang dibolak-balik sampai lancar.
Lalu, tidak lupa dengan mengajarkan beberapa doa sehari-hari, supaya anak semakin terbiasa dengan bahasa Arab. Bila ada huruf yang dirasa masih kesulitan, bisa alihkan ke huruf lain supaya anak tidak merasa jenuh.
4. Menerapkan Metode Istiqomah
Supaya anak semakin cepat dalam menghafal huruf hijaiyah dan mulai bisa melafalkan rangkaian huruf, lakukan secara istiqomah. Artinya bisa terapkan jadwal untuk mengaji setiap hari dengan durasi yang bervariasi di sela kegiatan sehari-hari.
Selain untuk mengajarkan kegiatan mengaji secara rutin, anak juga akan semakin cepat hafal karena belajar setiap hari. Tentunya hasilnya akan berbeda jika belajar mengaji hanya sesekali dan anak keburu lupa dengan yang diajarkan sebelumnya.
Hanya saja tidak semua orang tua mungkin punya waktu yang cukup untuk mendampingi anak dengan sabar. Untuk itu kini sudah banyak lembaga belajar yang bisa membantu orang tua dalam mengajar mengaji secara rutin.
5. Mendukung dengan Beri Pujian
Di luar dari materi pembelajaran, setiap kemajuan baik kecil ataupun besar dari anak tentu perlu diapresiasi. Jadi, sebagai orang tua atau pengajar sebaiknya berikan dukungan moril dengan memuji ketika anak melakukan dengan baik.
Dampaknya, anak bisa menjadi semakin semangat ketika mendapat respons dan dukungan positif dari orang tua. Tidak menutup kemungkinan anak justru akan semakin betah berlama-lama belajar karena merasa senang dan nyaman dengan suasana belajar.
6. Menyambung Ayat dengan Anak
Setelah kemampuan anak semakin meningkat hingga bisa mulai menghafal ayat atau doa sehari-hari, metode belajar mengaji yang terakhir ajaklah menyambung ayat. Misalnya dengan memancing anak untuk melanjutkan apa yang baru saja diucapkan orang tua.
Hal ini juga bisa memancing ingatan anak tentang berbagai doa dan surat pendek yang mungkin sudah diajarkan sebelumnya. Tidak masalah jika pada awalnya anak masih kesulitan, tetap dibantu untuk menyelesaikan doa sampai selesai.
Demikian beberapa metode belajar mengaji yang dapat diterapkan oleh orang tua agar anak semangat mengaji. Dengan pembiasaan yang baik, kelak anak bisa tumbuh menjadi insan yang saleh dan salehah yang cinta dengan mengaji Al Quran.
