Menjadi seorang pengajar tentu harus memanfaatkan segala sesuatu menjadi bermanfaat untuk pembelajaran. Hal ini dilakukan agar murid tidak bosan dengan pelajaran yang itu-itu saja. Salah satu contohnya dengan menjadikan lingkungan sebagai media pembelajaran dengan cara-cara berikut:

Cara Menjadikan Lingkungan Sebagai Media Pembelajaran

1. Melakukan Karyawisata

Cara pertama dalam menjadikan lingkungan sebagai media pembelajaran adalah dengan melakukan yang namanya field trip atau dikenal sebagai karyawisata. Tujuan dari diadakannya karyawisata adalah untuk mempelajari objek tertentu.

Untuk melaksanakan kegiatan ini, perencanaan harus dilakukan dengan cermat dari awal. Perencanaan yang dimaksud adalah tentang apa yang ingin dipelajari dari kayawisata tersebut. Lewat tujuan yang jelas ini siswa juga mengerti apa yang dipelajarinya nanti.

Selain tujuan, tentukan juga bagaimana cara untuk mempelajari objek yang dimaksud tersebut. Pastinya hal atau objek yang akan dikunjungi harus relevan dengan materi atau nilai-nilai dalam mata pelajaran saat karyawisata berlangsung.

Adapun manfaat yang bisa didapatkan oleh murid adalah semacam pengalaman dan minat yang semakin tumbuh. Selain itu siswa juga bisa mengeratkan hubungan sosialnya dengan lingkungan sekitar.

2. Melakukan Survey

Menurut pengertian, survey bisa dimaksudkan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh keterangan secara faktual. Keterangan ini berkaitan dengan aspek-aspek dari masyarakat yang dilakukan lewat suatu penelitian yang sistematis.

Kegiatan ini bisa dimulai dengan wawancara atau pengamatan tentang suatu objek lewat pihak yang bersangkutan. Nantinya siswa akan mempelajari semua data yang diperoleh selama survey berlangsung yang datanya diperoleh dari masyarakat.

Setelah proses dari survey berlangsung, siswa akan mencatat dan menyimpulkan hasil yang didapatnya untuk keperluan pembelajaran. Informasi ini sangat berharga karena siswa bisa menemukan sesuatu yang tidak akan ditemuinya saat belajar materi saja.

Kebanyakan gaya belajar semacam ini diterapkan pada pelajaran sosial. Namun tak jarang juga beberapa pelajaran ilmu pengetahuan alam juga melakukan hal yang sama.

3. Camping

Hal yang paling disenangi semua siswa tentu adalah camping atau berkemah. Dengan melakukan kegiatan ini siswa bisa terjun langsung ke dalam lingkungan untuk mengenal lingkungan sekitarnya lebih dekat.

Lewat kegiatan ini diharapkan siswa bisa mendapatkan nilai edukatif dengan berhubungan langsung pada lingkungan. Nilai-nilai yang bisa didapatkan dari kegiatan ini antara lain nilai sosial dan pengetahuan.

Tidak cuma itu siswa juga bisa lebih akrab dengan alam sekitar. Meski dalam pelaksanaannya tak semudah kedengarannya namun, jika direncanakan dengan matang acara ini bisa diadakan dengan sukses.

Tetapi tanggung jawab juga pastinya menanti dari bapak dan ibu pengajar karena harus mengawasi anak asuhnya. Tidak cuma itu biaya juga harus dikeluarkan untuk mengadakan kegiatan seperti ini.

4. Mengundang Narasumber

Jika tidak bisa membawa alam kepada siswa, maka bisa dengan lingkungan yang datang kepada siswa. Caranya dengan apa? Yakni dengan melibatkan narasumber dari lingkungan yang memiliki keahlian untuk ditampilkan ke hadapan siswa. 

Tujuannya adalah agar narasumber bisa memberikan penjelasan soal keahliannya ini untuk menginspirasi siswa. Ada banyak orang yang menginspirasi di sekitar lingkungan dengan beragam keahliannya. Namun ada baiknya jika disertai dengan sesuatu yang positif atau selaras dengan kebutuhan siswa.

Adanya pemanfaatan hal ini siswa bisa lebih akrab dengan lingkungan. Siswa juga bisa lebih tumbuh rasa cintanya dengan lingkungan sekitar agar menaikkan rasa pedulinya.

5. Pengabdian Masyarakat

Kegiatan ini dijalankan oleh siswa dalam rangka menjadi bagian dalam masyarakat untuk memperbaiki suatu aspek yang penting dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik apabila masalah yang ditemukan sudah jelas.

Namun sebelum menemukan masalah itu, siswa harus melakukan survey terlebih dahulu disertai empati untuk memecahkan masalah. Dalam hal ini siswa tidak bisa sendiri dalam pemecahan masalahnya karena akan dibantu oleh pendampingnya yaitu guru.

Proyek yang dilakukan tidak bisa asal-asalan karena harus penting dan berguna bagi masyarakat. Tidak cuma itu, siswa juga bukan cuma merencanakannya tapi harus melaksanakannya dengan baik maka dari itu diperlukan keterampilan juga.

Banyak manfaat yang bisa diambil dari pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran. Lewat beragam metode tadi tinggal sesuaikan saja dengan mana yang paling mungkin untuk diterapkan. Jadi lakukanlah dengan maksimal disesuaikan dengan apa yang ingin disampaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *