Saat ini, banyak guru yang lebih tertarik untuk mencoba pembelajaran dalam bentuk Project Based Learning. Sayangnya, masih sedikit yang memahami mengenai apa saja karakteristik Project Based Learning untuk dijadikan pertimbangan.

Secara garis besar, memang terdapat beberapa ciri dari pembelajaran berbasis proyek ini. Bagi yang ingin tahu beberapa karakteristik yang dimaksudkan ini, maka bisa menyimak langsung di sini:

1. Keputusan di Tangan Peserta Didik

Untuk karakteristik yang pertama ini dilihat dari posisi peserta didik yang memiliki lebih banyak peran. Misalnya saja, para peserta didik nantinya akan memiliki kesempatan untuk mengambil keputusan dengan lebih mudah.

Tak hanya itu, keputusan yang berkaitan erat dengan adanya kerangka kerja juga bisa diputuskan oleh siswa. Meski begitu, keputusan tersebut masih harus berkaitan erat dengan kurikulum yang sudah dimiliki oleh sekolah.

2. Fokus Pertanyaan dari Siswa

Karakteristik yang kedua ini bisa dilihat dari fokus pertanyaan yang diberikan siswa di sekolah masing-masing. Nantinya di dalam kelas, siswa bisa mendapatkan kesempatan untuk lebih leluasa dalam memberikan berbagai pertanyaan baru.

Proses pembelajaran yang terjadi pun berfokus pada pertanyaan yang diberikan kemudian dianalisis dengan lebih lanjut. Begitu pula dengan konsep pembelajaran yang dibawakan setiap pekan untuk meningkatkan fokus dari para siswa.

Untuk karakteristik Project Based Learning ini biasanya menjadi salah satu alasan mengapa pembelajarannya begitu banyak diminati. Selain itu, masih ditambah dengan beberapa materi yang khusus yang diberikan oleh guru sesuai dengan pertanyaan tersebut.

3. Guru Berperan sebagai Fasilitator

Masih berkaitan dengan karakteristik yang sebelumnya, nanti pada pembelajaran ini, guru memiliki peran yang utama. Peran yang utama yang dimiliki oleh guru ini ada pada peran sebagai fasilitator di kelas.

Meski begitu, peran ini bukanlah sebuah peran yang mudah dilakukan dan memerlukan sebuah proses yang panjang. Bisa dimulai dari membuat materi sesuai kurikulum yang sudah kemudian disesuaikan dengan minat siswa.

Guru juga harus melewati sebuah proses investigasi yang lebih lanjut demi hasil yang lebih maksimal. Selain itu, prosesnya biasanya dilakukan secara mandiri dahulu sesuai dengan pengamatan terhadap siswa.

4. Sesuai dengan Situasi Sebenarnya

Selanjutnya ada sebuah karakteristik yang berkaitan dengan materi yang ada di kelas yang sesuai dengan situasi. Melalui bantuan dari berbagai proyek yang diberikan kepada para siswa, siswa menjadi lebih teliti dalam mengamati.

Pengamatan yang dilakukan terhadap lingkungan yang ada di sekitar itu kemudian bisa menjadi bahan evaluasi. Selain itu, proyek yang diberikan biasanya berupa kasus yang sedang terjadi dan ramai diperbincangkan media.

5. Proyek sebagai Pusat Pembelajaran

Kelima, karakteristik Project Based Learning ada pada sebuah proyek atau lebih sebagai pusat dari pembelajaran. Biasanya proyek yang diberikan ini masih sesuai dengan materi yang diberikan di hari sebelumnya.

Tak hanya itu, proyek yang diberikan pun bisa berbentuk banyak hal sesuai dengan kemampuan dari siswa. Proyek yang diberikan pun diusahakan sesuai dengan minat dari siswa sehingga siswa tidak merasa bosan.

6. Evaluasi yang Bersifat Kualitatif

Jangan sampai terlewatkan, karakteristik yang keenam ini ada pada evaluasi yang dilakukan secara rutin. Tentu saja pembelajaran ini disertai dengan proses evaluasi yang lebih mendalam yang dilakukan oleh semua pihak.

Tak berhenti di situ, evaluasi ini biasanya dilakukan di akhir dengan mencatat setiap perubahan yang sedang terjadi. Masih ditambah dengan adanya proses evaluasi dengan variabel yang kualitatif bukan kuantitatif seperti evaluasi lainnya.

7. Ada Kesalahan dan Perubahan

Tak dapat dimungkiri bahwa akan ditemui banyak kesalahan dan perubahan yang terjadi dalam proses pembelajaran ini. Namun jangan khawatir, jika kesalahan banyak terjadi, maka perubahan pun menjadi hal yang lumrah dilakukan.

Meski begitu, proses perubahan tersebut biasanya dilakukan melalui sebuah diskusi dengan siswa dan pihak akademik. Pembelajaran berbasis proyek ini pun juga memerlukan pengawasan yang lebih ketat daripada pembelajaran yang umum lainnya.

Itulah beberapa karakteristik Project Based Learning yang harus dicoba dengan berbagai pertimbangan yang sudah dilakukan. Ada banyak karakteristik yang dimiliki mulai dari berkaitan dengan fokus pembelajaran sampai pada evaluasi yang dilakukan secara rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *