Penting sekali untuk mengetahui informasi jenis jenis homeschooling yang ada di Indonesia. Apalagi sekolah homeschooling ini semakin terkenal di kalangan masyarakat. Banyak orang orang tua yang menganggap sekolah satu ini memiliki banyak kelebihan.
Namun, masih banyak juga para orang tua yang belum mengetahui homeschooling memiliki beragam jenis. Cukup disesuaikan dengan keinginan orang tua dan anak tersebut.
Ulasan Lengkap Jenis Jenis Homeschooling
1. Homeschooling Tunggal
Pertama ada homeschooling tunggal yang bisa dilakukan dengan sendirinya. Jenis homeschooling ini dilaksanakan tanpa bergabung dengan homeschooling yang lainnya. Biasanya orang tua mandiri yang melakukan jenis homeschooling ini.
Sebagian memilih untuk homeschooling tunggal disebabkan karena alasan tertentu. Sehingga, tidak bisa melibatkan homeschooling yang lain atau komunitas sejenis dengan homeschooling lainnya.
Tenaga pengajar bisa dilakukan oleh kedua orang tua. Apabila salah satu memiliki kesibukan maka bisa dilakukan oleh yang lain. Biasanya yang banyak menemani dan membimbing anak adalah ibu daripada ayah.
Kelebihan apabila memilih homeschooling tunggal yaitu anak bisa fleksibel dalam mengikuti pembelajaran. Sebab bisa dilakukan proses belajar di mana saja dan kapan saja sesuai keinginan anak.
Kekurangan homeschooling tunggal dikhawatirkan anak akan mengalami hambatan dalam bersosialisasi dengan teman yang lain. Sebab anak sekolah di rumah dan hanya dengan orang tua. Selain itu jiwa kompetisi yang dimiliki anak juga tidak ada.
Tantangan yang biasanya sering terjadi adalah kurangnya mengenal tempat untuk sosialisasi dengan orang lain. Anak kurang mendapat dukungan dari orang di sekitar. Bahkan, orang tua sendiri harus mampu menilai hasil belajar anak secara mandiri.
2. Homeschooling Majemuk
Selanjutnya homeschooling majemuk merupakan diantara jenis jenis homeschooling yang lainnya yang bisa dipilih. Sesuai dengan namanya dilakukan oleh dua keluarga atau lebih dengan melakukan kegiatan tertentu.
Namun, perlu diketahui jika jenis homeschooling ini dalam melakukan aktivitas dilakukan oleh orang tua masing-masing. Misalkan saja, kegiatan bernyanyi bersama, menari, sosial, atau kegiatan positif yang lainnya.
Tenaga pengajar masih sama seperti sebelumnya. Biasanya dilakukan oleh masing-masing orang tua anak tersebut. Bisa Ibu yang mendampingi atau ayah apabila tidak ada kesibukan. Dalam proses belajar ini orang tua menjadi faktor utama untuk membimbing anak.
Kelebihan yang bisa didapatkan anak yaitu lingkungan untuk bersosialisasi anak akan bertambah luas. Sebab tidak hanya satu keluarga saja, akan tetapi bisa dilakukan oleh lebih dari dua keluarga.
Kekurangan yang sering ditemukan hampir tidak ada. Anak masih bisa menjalin komunikasi dengan anak yang lain. Proses belajar juga didampingi dan dibimbing oleh masing-masing orang tua. Selain itu bisa dilakukan di mana saja sesuai kesepakatan.
Keluarga satu dan lainnya perlu sekali untuk mengatur jadwal, tempat, hingga fasilitas untuk proses pembelajaran. Sebaiknya orang tua tetap harus ada saat anak mulai belajar. Anak-anak juga dilatih untuk bisa menghargai perbedaan satu sama lain dilihat dari kemampuan yang berbeda.
3. Komunitas Homeschooling
Terdapat jenis jenis homeschooling yang bisa menjadi pilihan selanjutnya yaitu komunitas homeschooling. Jenis ini adalah perpaduan antara homeschooling tunggal dan majemuk. Perlu menyusun bahan ajar hingga sarana untuk proses belajar anak.
Tenaga pengajar tidak hanya dari pihak masing-masing orang tua anak. Orang lain di luar keluarga juga bisa menjadi pengajar. Banyak orang tua yang memilih jenis homeschooling komunitas ini.
Kelebihan yang bisa didapatkan anak adalah sarana dan prasarana tersedia dengan lebih baik. Ada fasilitas seperti ruang kesenian, ruang olahraga, dan sarana pendukung lainnya. Bahkan, dalam homeschooling ini orang lain bisa menjadi fasilitator utama.
Kekurangan yang biasanya dihadapi yaitu ada kekhawatiran apabila sekolah jenis ini akan menjadi formal. Sebab ada bahan ajar, silabus, dan sarana yang lengkap seperti sekolah formal lainnya.
Rintangan yang biasanya ditemukan yaitu perlu menyusun jadwal dan menyediakan sarana prasarana sebagai penunjang kegiatan anak. Selain itu juga diperlukan orang tua untuk mendampingi anak saat belajar.
Demikian penjelasan terkait jenis jenis homeschooling yang bisa dijadikan sebuah pilihan untuk anak. Orang tua mempunyai prinsip yang berbeda dalam memilih pendidikan untuk anak. Pilihan sekolah homeschooling juga bisa menjadi alternatif yang tepat.
