Menjadi orang tua tidaklah mudah apalagi dengan membesarkan anak yang sudah diatur. Menghadapi kejadian seperti itu dibutuhkan cara mendidik anak susah diatur akan memudahkan orang tua dalam mengasuh anak dengan perilaku yang sudah diatur.

perilaku anak yang melawan orang tua untuk beraktivitas di rumah maupun di luar rumah. Banyak faktor kenapa anak bisa berbuat demikian salah satunya pola asuh anak yang salah dan terlalu keras dalam memperlakukan anak sehingga anak memberontak dan susah diatur. Berikut ini cara mengatasi dan mengatasi perilaku anak yang sudah diatur.

1. Lakukan Tindakan Pencegahan

Misi pertama untuk mengatasi anak susah diatur dengan melakukan pencegahan. Walaupun misi ini memerlukan latihan dan perlu dilakukan secara berkelanjutan tetapi hal ini berjalan efektif.

Sebagai orang tua perlu memahami hal-hal yang dilakukan anak yang bakalan memicu emosi. Dengan begitu orang tua harus mengantisipasi sebelum hal tersebut terjadi. Misalnya anak sering menggeledah lemari dan mengeluarkan isinya di dalamnya.

Tindakan demikian membuat orang tua marah sehingga melakukan tindakan pencegahan dengan mengunci lemari agar anak tidak mengulangi hal yang sama. Sebagai orang tua selain melakukan pencegahan juga harus mengetahui waktu produktif dan istirahat anak.

Dengan mengetahui waktu tersebut akan memudahkan orang tua ketika berpergian jauh sehingga mengetahui kondisi anak dengan kebiasaan yang dilakukan.

2. Pertahankan Kontrol Diri

Jangan mudah terlena dan kasihani anak yang sudah diatur dengan rengekan si anak. Menuruti kemauan anak disaat anak susah diatur akan menambah kebiasaan buruk.

Menuruti keinginan anak berharap supaya berhenti untuk bertingkah atau merengek adalah tindakan yang kurang tepat. Sebagai orang tua harus tetap menjaga kontrol diri dan penyesalan secara tegas kepada anak agar anak terbiasa dengan sikap itu.

3. Bersikap Tenang Menghadapi Tingkah Anak

Ketenangan memberikan dampak positif bagi pikiran serta akan mudah menguasai kondisi. Ketenangan sangat diperlukan orang tua saat menasehati anak untuk menghentikan tindakan buruk.

Orang tua dapat mengganti kosakata dan mengatur nada bicara pada kalimat perintah yang bersifat negatif menjadi positif. Misalnya “Cepat Makan Itu”! Menjadi “Kenapa tidak memakannya apa yang tidak kamu suka?”.

4. Menjadi Pendengar Yang Baik

cara mendidik anak susah diatur selanjutnya yaitu orang tua menjadi pendengar baik ketika anak sedang bercerita hal baik maupun buruk. Kemudian berikan tanggapan yang baik pada anak dan beri masukan ketika hal tersebut tidak baik untuk anak.

Jika orang tua menjadi pendengar yang baik secara tidak langsung akan mengurangi sikap anak yang kurang diatur. Karena perhatian yang dibutuhkan anak sudah tercukupi tanpa perlu anak membuat kegaduhan untuk meminta perhatian.

5. Berikan Empati Pada Anak 

Anak tidak seperti orang dewasa yang sudah paham terhadap perasaan yang dirasakan. Anak berbeda dengan orang dewasa belum bisa menggambarkan suasana hati sehingga terpicunya anak mudah marah.

Ajari dan bantu anak untuk mengungkapkan amarahnya sesuai dengan kondisi yang terjadi. Sehingga nantinya anak dapat mengungkapkan emosi yang dirasakan ketika marah, kecewa, sedih, lelah dan kesulitan.

6. Memberikan Penjelasan Terkait Tindakan

Jangan bertindak gegabah dan spontan terhadap perilaku anak yang susah diatur. Memang biasanya anak yang demikian memicu emosi orang tua dengan mudah. 

Tindakan yang perlu dilakukan misalnya ketika anak merebut mainan anak lain sebagai orang tua memberikan nasehat dan pengertian bahwa hal tersebut tidak baik. Sehingga orang lain tidak akan suka dengan hal tersebut.

7. Berikan Hadiah Pada Anak

Hal ini menjadi poin penting dan sebagai strategi saat anak melakukan hal baik pada hal yang sudah disepakati atau dijanjikan sebelumnya. Seperti berjanji tidak merebut ataupun merebut merebut anak lain dan harus bergantian saat bermain.

Jika anak berhasil melakukan hal tersebut berikan Reward atau hadiah kecil untuk anak. Hal itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi anak. Lakukan hal yang sama untuk melakukan hal baik lainnya untuk membentuk karakter anak.

8.Berikan Konsekuensi Yang Sepadan

Sama halnya dengan memberikan reward untuk mengatasi perilaku sulit anak. Dengan memberikan hukuman ataupun hukuman menjadi cara yang efektif untuk anak.

Lakukan metode konsekuensi yang tepat dan sesuai dengan tindakan yang diperbuat anak. Jika metode pendisiplinan tidak berhasil berganti pada metode hukuman yang lainnya.

Demikian penjelasan mengenai 8 cara mendidik anak susah diatur dengan menerapkan cara di atas akan meminimalisir perbuatan buruk pada anak. Selain itu melakukan cara tersebut dengan konsistensi agar karakter anak terbentuk dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *