Memiliki anak yang bukan saja pintar di bidang akademik, namun juga memiliki sopan santun adalah dambaan setiap orang tua. Oleh sebab itulah, mengikuti cara mendidik anak seperti Imam an Nawawi bisa menjadi bantuan.

Mungkin masih banyak yang belum tahu siapa Imam an Nawawi serta gebrakannya dalam agama Islam. Untuk lebih jelasnya bisa membaca lebih dalam mengenai Imam an Nawawi di bawah ini:

Siapa Imam an Nawawi itu?

Sering dipanggil Abu Zakaria, beliau lahir tahun 631 H di Nawa pada bulan Muharram. Mungkin banyak yang belum tahu Nama yang adalah kampung di Damaskus. Beliau diajar oleh yang sudah terkenal karena takwa dan saleh.

Ketika masih kecil, beliau tidak pernah mau diajak bermain oleh teman-temannya dikarenakan kecintaannya dalam membaca Al-Qur’an. Disaat yang bersamaan, Syaikh Yasin bin Yusuf Al-Marrakusyi melihat dan terkesan dengan An Nawawi.

Selanjutnya Syaikh mendatangi ayah An Nawawi dan menasehati agar tidak tidak pada dagangan dan fokus ke anaknya. Lalu beliau juga datang pada guru ngaji An Nawawi dan mengatakan jika anak tersebut akan menjadi ulama rabbani.

Dimana An Nawawi akan memberikan banyak manfaat besar pada umat Islam. Di usia 46, An Nawawi wafat dengan meninggalkan berbagai puluhan karya untuk dijadikan referensi dan rujukan utama di berbagai bidang.

Dikarenakan hal inilah, An Nawawi memiliki julukan muhyiddin (penghidup agama). Untuk karya-karya beliau sendiri pun banyak, contohnya sebagai berikut ini.

Disebutkan oleh As-Sakhawy, bahwa tiada hari tanpa membaca, mengajar, menulis, dan beribadah oleh An Nawawi. Hal ini tentunya dapat dijadikan panduan mendidik anak-anak muslim di zaman sekarang.

4 Cara Mendidik Anak Seperti Imam an Nawawi

Anak yang lahir sebagai umat muslim pastinya harus dibekali akhlak dan perilaku sesuai agama. Bagi orang tua yang menginginkan anaknya pandai seperti Imam an Nawawi bisa mengikuti beberapa cara berikut.

1. Memberikan Ruang untuk Belajar

Potensi yang dimiliki tiap anak tentunya berbeda antara satu dan lainnya. Apabila anak menemukan keinginan belajar sesuatu, ada baiknya untuk diberikan ruang lebih lama. Selain itu juga bisa mendaftarkan ke lembaga les atau komunitas serupa.

Hal ini akan membantu anak belajar lebih tekun dan mudah menyerap materi dibandingkan di rumah secara otodidak. Namun tetap pantau anak dan tanyakan bagaimana hasil belajarnya agar merasa tetap diperhatikan.

2. Mengajarkan Pendidikan Agama

Sebagai orang tua juga jangan melupakan pendidikan agama ketika di rumah. Misalnya dengan mengajarkan doa-doa pendek, mengajak mengaji, sholat berjama’ah dan masih banyak lainnya. Dengan begitu anak akan memiliki rasa cinta kepada Allah dan Rasul.

Apabila ada pengajian di dekat rumah, orang tua juga boleh membawa anak. Dengan begitu anak-anak akan memahami bahwa sesama umat muslim harus berkumpul dan saling menghormati.

3. Mendukung Keputusan Anak

Lalu cara mendidik anak seperti Imam an Nawawi yang lainnya adalah dengan mendukung keputusannya. Akan tetapi pastikan terlebih dahulu bahwa keputusan yang diambil oleh anak baik dan tidak merugikan siapa-siapa.

Jika keputusan yang diambil oleh anak kurang baik, orang tua harus dapat memberikan pengertian secara pelan-pelan. Gunakan bahasa halus sehingga bisa lebih mudah dimengerti oleh anak.

4. Menjadi Pelindung untuk Anak

Tidak semua masa kecil dilalui anak dengan baik, oleh sebab itulah ada baiknya jika orang tua dapat menjadi pelindung. Contohnya menanyakan apa yang terjadi ketika bermain dengan teman, di sekolah, dan lainnya.

Demikianlah ulasan mengenai kelima cara mendidik anak seperti Imam an Nawawi dan siapa beliau sebenarnya. Mendidik dan mengasuh anak lewat ajaran Islam tentunya akan memberikan kelebihan tersendiri dalam setiap umat muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *