Pertanyaan apa yang dimaksud dengan model pembelajaran Project Based Learning ramai menjadi perbincangan. Khususnya di lembaga-lembaga pendidikan yang merasa model pembelajaran ini menarik untuk diterapkan di sekolah.
Dari waktu ke waktu ada banyak metode pembelajaran yang pernah atau masih diterapkan. Tentunya setiap model tersebut hadir dengan kekurangan dan keunggulan masing-masing yang sudah dirasakan.
Dalam mengembangkan metode pembelajaran yang terbaik telah dilakukan berbagai inovasi dan evaluasi. Salah satu model pembelajaran yang terbaru adalah Project Based Learning.
Lantas, apa sebenarnya model pembelajaran Project Based Learning itu? Kemudian, apa kelebihan dan kelemahan yang dimiliki sehingga membuat model pembelajaran ini cukup populer? Itu semua akan dibahas dalam artikel ini.
Apa Yang Dimaksud Dengan Model Pembelajaran Project Based Learning?
Pembahasan tentang apa yang dimaksud dengan model pembelajaran Project Based Learning dapat disimak dalam uraian berikut. Penjelasan yang akan disampaikan merupakan rangkuman dari berbagai sumber yang terpercaya.
Apa yang dimaksud dengan model pembelajaran project based learning? Project-Based Learning (PBL) adalah sebuah metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proyek nyata yang relevan dan signifikan. Tentunya jenis proyek yang akan dikerjakan perlu memenuhi kriteria tertentu.
Jenis proyek tersebut akan berfokus pada penerapan pengetahuan, keterampilan, dan pemecahan masalah dalam konteks kehidupan nyata. PBL hadir dengan merancang pengalaman belajar yang aktif dan kolaboratif bagi siswa.
Dalam penerapannya siswa bekerja secara mandiri atau dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan, menyelesaikan masalah, atau menciptakan produk. Di sini siswa akan menerapkan pengetahuan dan implementasi konsep-konsep yang telah diulas.
Pada dasarnya, PBL melibatkan pengalaman belajar yang praktis dan otentik. Melalui model pembelajaran ini siswa memainkan peran yang aktif dalam merancang, merencanakan, dan melaksanakan proyek-proyek mereka sendiri.
Proyek-proyek ini biasanya menuntut pemecahan masalah, penelitian, investigasi, analisis data, dan kolaborasi dengan sesama siswa atau anggota komunitas. PBL juga mendorong pengembangan berbagai kemampuan yang penting.
Contohnya adalah pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi efektif, kerja tim, kreativitas, dan pemecahan masalah yang kompleks. Hal inilah yang membuat model pembelajaran ini cukup diminati dan banyak diterapkan.
Kelebihan Project Based Learning
Setelah mengulas apa yang dimaksud dengan model pembelajaran Project Based Learning maka topik penting selanjutnya adalah kelebihan yang dimilikinya. Dengan mengetahui hal ini maka pemilihan model pembelajaran bisa dilakukan dengan lebih objektif.
Pada dasarnya ada banyak kelebihan yang dimiliki Project Based Learning. Menjadi salah satu bentuk pembelajaran tentunya Project Based Learning dikembangkan dengan kelebihan-kelebihan tersendiri, antara lain:
- Pembelajaran aktif. PBL akan mengikutsertakan siswa dengan aktif di pembelajaran dengan terlibat secara langsung dalam proyek nyata. Ini akan membantu siswa agar menjadi lebih aktif dalam belajar dan meningkatkan wawasan yang lebih mendalam.
- Relevansi dan keterhubungan. Proyek dalam PBL biasanya berhubungan dengan dunia nyata, sehingga membantu siswa membuat koneksi antara konsep-konsep akademik dengan kehidupan sehari-hari.
- Pengembangan keterampilan. PBL mendorong pengembangan berbagai keterampilan penting seperti pemecahan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah yang kompleks.
- Kolaborasi dalam kelompok. PBL mengutamakan kerja tim dan kolaborasi antara siswa. Dalam pembelajaran seperti ini siswa dapat belajar bekerja bersama-sama, berbagi pengetahuan, serta menghargai peran dan perspektif orang lain.
- Memotivasi siswa. Dalam PBL, siswa diberikan kebebasan untuk menjelajahi minat dan kekuatan mereka sendiri dalam proyek mereka. Hal ini akan menumbuhkan motivasi intrinsik dan keinginan siswa untuk belajar.
Itulah pembahasan dari apa yang dimaksud dengan model pembelajaran Project Based Learning lengkap dengan kelebihan yang dimilikinya. Kini tidak ada lagi keraguan untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis pemahaman projek dan bertanya tanya terkait apa yang dimaksud dengan model pembelajaran project based learning itu.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah penyesuaian tugas atau proyek-proyek yang diberikan selama menjalankan Project Based Learning. Di sini perang guru akan sangat penting dan diperlukan agar pembelajaran berjalan semestinya.
Untuk menentukan proyek apa yang paling tepat diterapkan selama pembelajaran maka guru dapat berdiskusi dengan rekan lain. Guru juga bisa meminta pendapat pada guru atau wali murid terkait proyek yang paling cocok.
Dengan begitu maka implementasi model pembelajaran metode Project Based Learning jadi jauh lebih efektif dan pastinya tepat sasaran. Jangan lupa juga untuk senantiasa melakukan evaluasi di akhir pembelajaran.
