Istilah homeschooling mungkin sudah tidak begitu asing karena cukup sering disebut dalam berbagai kesempatan. Meskipun demikian, jika ada pertanyaan apa itu homeschooling mungkin masih sedikit yang benar-benar mengerti dan bisa menjelaskan.
Umumnya orang-orang hanya sekedar tahu bahwa istilah tersebut terkait dengan kegiatan belajar namun berbeda dengan pendidikan lainnya. Disebut dapat memberikan pendidikan yang lebih sesuai dengan kebutuhan anak, berikut penjelasan mengenai homeschooling.
Mengenal Homeschooling
Istilah tersebut merupakan sebutan untuk sebuah jenis belajar, dimana home berarti keluarga sehingga homeschooling artinya sekolah yang berbasis keluarga. Homeschooling dalam kegiatan belajar dan mengajarnya memang umumnya dilakukan di rumah.
Namun, pemilihan homeschooling ini umumnya karena kurikulum dan pembelajarannya yang begitu fleksibel. Anak-anak dengan kondisi khusus lah yang biasanya menggunakan pendidikan ini misalnya, seorang atlet, aktris, dan penyanyi.
Anak-anak tersebut biasanya tidak bisa mengikuti sekolah umum karena sibuk dengan rutinitasnya sebagai anak dengan profesi tersebut. Di negara ini, homeschooling merupakan pendidikan legal yang memiliki beberapa pengaturan berikut :
- Proses layanan pendidikannya dengan sadar dan terencana dilakukan orangtua baik di rumah maupun di tempat lain yang memiliki suasana kondusif.
- Setiap orang tua yang akan menggunakan homeschooling untuk anaknya wajib melapor kepada dinas pendidikan kabupaten maupun kota.
- Terlampir di undang-undang jika hasil lulusan pendidikan homeschooling dapat diakui setara dengan sekolah formal.
- Apabila anak tersebut ingin lanjut perguruan tinggi di Indonesia nantinya bisa memperoleh ijazah dari ujian kesetaraan.
Macam-Macam Homeschooling
Menjawab pertanyaan apa itu homeschooling tidak akan cukup jika hanya mengetahui pengertiannya saja. Pendidikan jenis ini sebenarnya begitu luas dan harus diketahui terutama yang berencana menggunakan sistem pendidikan ini, berikut macam-macam homeschooling :
1. Homeschooling Tunggal
Sesuai dengan namanya, jenis ini adalah homeschooling yang melibatkan sebuah keluarga saja. Artinya kegiatan sekolah atau pembelajarannya hanya dilakukan sendiri saja tanpa melibatkan keluarga lainnya.
Kelebihan adanya program homeschooling semacam ini adalah pembelajarannya begitu fleksibel dan lebih sesuai dengan kebutuhan setiap anak. Tidak hanya itu, orang tua pun dimungkinkan untuk mengawasi prosesnya dengan leluasa.
2. Homeschooling Majemuk
Pada jenis satu ini kegiatan pendidikannya akan melibatkan dua sampai beberapa keluarga. Dimana keluarga yang terlibat ini umumnya memang memiliki tipe anak dengan kesukaan yang cukup mirip sehingga bisa disatukan.
Keunggulan pada homeschooling jenis ini yaitu anak akan lebih terpacu karena ada anak lain yang menjadi kompetitornya. Nantinya anak jauh lebih mempunyai semangat dan prestasi jika dibandingkan dengan jenis yang tunggal tadi.
Selain itu pendidikan homeschooling yang dinilai kurang bisa membuat anak pandai bersosialisasi pun menjadi kurang tepat. Sebab, dengan adanya anak lain yang kesukaannya mirip anak justru dimungkinkan untuk bersosialisasi.
3. Komunitas Homeschooling
Mengenai apa itu homeschooling tentu sudah lebih bisa dipahami dengan penjelasan di atas. Bayangan terhadap jenis pendidikan yang minim sosialisasi pun ternyata salah apalagi jika yang dipakai adalah jenis komunitas homeschooling.
Jenis satu ini akan melibatkan lebih banyak peserta didik karena merupakan gabungan dari beberapa jenis majemuk. Nantinya bersama-sama akan menyusun silabus, bahan ajar, RPP, dan sebagainya bersama-sama.
Metode Homeschooling
Seperti sekolah lain pada umumnya, homeschooling juga memiliki metode pembelajaran yang diikuti. Pendekatan atau metodenya tentu sedikit berbeda dengan sekolah umumnya meskipun ada beberapa metode yang serupa.
- School at home, dilakukan dengan sistem yang serupa dengan sekolah formal tetapi dilakukan di rumah.
- United studies merupakan teknik yang basisnya tema, dimana murid tidak belajar berdasarkan subjek pelajaran utuh tetapi mengikuti tema tertentu dengan tinjauan dari mata pelajarannya.
- Charlotte mason metode yang dilakukan dengan pengalaman nyata, anak akan diajak merasakan langsung misalnya dengan kegiatan memasak.
- Classical, menggunakan tahapan tiga perkembangan anak.
- Waldorf memberikan suasana sekolah yang begitu mirip dengan suasana rumah.
- Montessori berbasis lingkungan terdekat agar anak bisa melakukan interaksi langsung.
- Eclectic, menggabungkan banyak metode pembelajaran dan disesuaikan dengan keperluan anak.
Demikianlah penjelasan apa itu homeschooling yang sangat penting untuk diketahui setiap orang tua calon pengguna homeschooling. Sebenarnya setiap jenis layanan pendidikan bagus digunakan asalkan sesuai minat anak.
