Terdapat pengaruh bilingualisme terhadap perkembangan anak usia dini yang harus para orang tua ketahui. Banyak yang khawatir jika anak bisa memiliki kemampuan bilingual maka akan terjadi gangguan pada komunikasi dan sebaliknya.
Namun, tidak perlu cemas dan takut karena ada juga banyak kelebihan dan manfaat apabila anak mempunyai kemampuan tersebut. Tentu saja, sangat berpengaruh pada setiap perkembangan anak. Simak ulasan lebih lengkap terkait pengaruh bilingualisme:
Apa Itu Bilingualisme?
Bilingualisme bisa diartikan suatu keterampilan dan kemampuan anak dalam menggunakan dua bahasa dengan baik yang bisa dipraktikkan sehari-hari. Banyak anak yang sudah bisa memakai dua bahasa sekaligus dalam berkomunikasi.
Bahkan, sudah menjadi hal biasa di sekitar lingkungan masyarakat. Selain pandai berbahasa Indonesia juga pintar bicara dengan bahasa lainnya. Sekilas anak akan terlihat cerdas dan terampil dalam mengungkapkan sesuatu.
Wajar apabila menemukan sekolah anak yang menerapkan dua bahasa untuk keseharian. Biasanya para pendidik akan mengajarkan beberapa bahasa seperti english atau lainnya. Terkadang juga dalam proses pembelajaran akan diajarkan untuk bilingual.
Pengaruh Bilingualisme Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini
Selanjutnya ada beberapa pengaruh bilingualisme terhadap perkembangan anak usia dini yang tidak sama pada setiap anak tersebut. Kemampuan memakai dua bahasa dalam menjalin komunikasi ini akan sangat berpengaruh pada tingkat kecerdasan anak.
Saat ini mungkin sudah tidak aneh lagi melihat seorang anak berbicara dengan guru menggunakan bahasa inggris dengan baik. Kemudian saat di rumah memakai bahasa indonesia juga dengan baik.
Perlu diketahui apabila anak sudah pintar dalam menerapkan bilingualisme maka akan mengalami fase perkembangan dengan optimal. Anak akan semakin cerdas, pintar berkomunikasi, dan bisa mengekspresikan keinginan dengan baik.
Oleh sebab itu, sudah menjadi hal wajar dan sering ditemui banyak anak yang pintar menggunakan dua bahasa ini. Di lingkungan sekolah dan rumah diajarkan untuk menerapkan dua bahasa dengan baik.
Anak yang memiliki kemampuan bilingualisme juga akan lebih bisa berpikir kritis dan kompleks dalam berkomunikasi dengan orang lain. Penting sekali untuk mengajari anak memakai lebih dari satu bahasa untuk sehari-hari. Sebab bisa meningkatkan perkembangan anak dengan pesat.
Kelebihan Bilingualisme pada Anak
Terdapat pengaruh bilingualisme terhadap perkembangan anak usia dini yang kelebihannya banyak didapatkan oleh orang tua. Di bawah ini ada kelebihan-kelebihan yang harus orang tua pahami:
- Anak yang pintar menggunakan dua bahasa akan mempengaruhi struktur otak anak menjadi lebih bagus.
- Kemampuan kognitif akan meningkat dengan baik.
- Kemampuan belajar yang dimiliki anak akan meningkat.
- Meningkatkan stimulus atau rangsangan yang baik untuk otak anak.
Keuntungan penggunaan bilingualisme yang disebutkan di atas akan diperoleh anak usia dini. Orang tua cukup memberi bimbingan dan arahan bahasa yang baik dan benar. Apabila kemampuan ini terintegrasi dengan baik maka akan berpengaruh pada kecerdasan anak.
Perlu memperkenalkan anak dengan bahasa yang lain agar menjadi terbiasa dari kecil. Penguasaan dua bahasa ini akan membuat anak menjadi lebih aktif dan melatih perkembangan otak menjadi semakin baik dan optimal.
Kekurangan Bilingualisme pada Anak
Apabila ada kelebihan maka juga akan ada kekurangan yang akan dibahas saat mengajarkan dua bahasa pada anak. Banyak yang menganggap jika anak yang menguasai lebih dari satu bahasa akan bingung dan mengalami gangguan berkomunikasi.
Bahkan, tidak jarang yang mengatakan kalau anak bisa menguasai dua bahasa maka akan terjadi gangguan speech delay. Sebab anak cenderung memakai dua bahasa yang berbeda yang akan membuat bingung dengan bahasa yang digunakan.
Banyak anak yang pintar memakai dua bahasa karena meniru orang di sekitar. Saat berbicara menggunakan dua bahasa yang dicampur dalam satu kalimat. Terkadang orang lain tidak akan berpikir jika perilaku apapun akan ditiru oleh anak.
Anak yang bilingual akan mengalami kebingungan saat menyebut benda. Kemampuan dua bahasa menjadi penyebab anak bingung harus memakai bahasa apa. Tidak jarang anak yang memilih diam dan memilih tidak menyebut benda tersebut.
Demikian ulasan terkait pengaruh bilingualisme terhadap perkembangan anak usia dini yang penting sekali. Orangtua seharusnya tetap tenang dan tidak perlu khawatir dengan kemampuan tersebut. Sebab perkembangan anak akan jauh lebih bagus dan baik saat menguasai bilingualisme.
