Bagi orang tua yang ingin anaknya menimba ilmu secara informal, maka perlu mengetahui cara memulai homeschooling yang tepat. Tujuannya, agar si anak tetap mendapatkan ilmu sesuai dengan pendidikan formal yang berkualitas meskipun belajarnya di rumah.
Homeschooling sendiri saat ini memang banyak digemari sejak adanya pandemi. Bahkan seorang anak juga bisa mendapatkan kesempatan sekolah atau pekerjaan yang bagus meskipun lulusan dari homeschooling. Ulasan lebih lengkap, bisa simak dibawah.
Mengenal Homeschooling
Saat ini, seorang anak bukan hanya bisa mendapatkan ilmu dengan melakukan belajar formal saja. Namun, seorang anak juga bisa menimba ilmu dengan pendidikan informal.
Contohnya saja dengan mengikuti homeschooling, dimana anak tersebut melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah. Kegiatan belajar dengan cara homeschooling ini bisa dilakukan orang tua dengan menyewa jasa yang ada. Selain itu, seorang anak juga bisa mendapatkan ijazah meskipun melakukan homeschooling.
Namun anak tersebut haruslah mengikuti ujian kesetaraan terlebih dahulu jika ingin mendapatkan ijazah. Homeschooling ini sekarang sedang banyak diminati. Apalagi saat adanya pandemi covid -19 kemarin, permintaan homeschooling meningkat pesat.
Hal itu dikarenakan agar anak tetap bisa mendapatkan materi meskipun sedang dirumah. Cara belajar satu ini juga memiliki kelebihan yang bisa dirasakan oleh anak dan juga orang tua. Adapun beberapa kelebihan, jika anak mengikuti homeschooling seperti berikut:
- Waktu belajar lebih fleksibel.
- Kurikulum bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak.
- Guru bisa fokus ke satu anak sehingga materi yang diberikan bisa maksimal.
- Anak tidak merasa terpaksa dalam belajar sehingga materi yang diserap bisa optimal.
Cara Memulai Homeschooling yang Tepat
Jika sudah paham akan apa itu homeschooling, maka orang tua juga perlu tahu cara memulainya bila ingin menerapkan pada anak. Cara memulai homeschooling sendiri mudah untuk dilakukan yaitu dengan tahapan seperti berikut ini:
1. Menentukan Tujuan
Cara memulai homeschooling yang pertama yaitu tentukan terlebih dahulu tujuannya. Dimana sebagai orang tua harus mengetahui mata pelajaran apa yang akan difokuskan nantinya untuk anak. Serta tujuan dalam memberikan anak materi tersebut.
Semua itu dilakukan agar proses homeschooling bisa sesuai dengan yang pencapaian yang diinginkan. Selain itu, agar bakat dan minat anak bisa semakin dikembangkan dan dapat disalurkan dengan benar.
2. Melakukan Riset
Jika seseorang sudah menentukan tujuan dalam homeschooling, maka selanjutnya seseorang haruslah melakukan riset ke berbagai lembaga. Contohnya saja lembaga yang menyediakan homeschooling yang saat ini banyak diminati yaitu Al Fatihah Homeschooling.
Selain melakukan riset jasa homeschooling, seseorang juga perlu mencari tahu kurikulum KBM yang saat ini sedang berjalan di pendidikan formal. Tujuannya, agar materi yang disampaikan oleh pihak jasa homeschooling bisa sama dengan yang sekolah formal.
3. Merancang Program Homeschooling
Cara memulai homeschooling yang berada pada urutan ketiga yaitu membuat rancangan kurikulum Homeschooling. Jika perlu seseorang bisa melakukan konsultasi, ketika sedang riset di lapangan pada seseorang yang lebih ahli.
Selain itu juga diskusikan terlebih dahulu dengan keluarga dan anak ketika akan membuat rancangan program homeschooling. Tujuannya agar anak yang menjalani homeschooling tidak merasa terpaksa dan berbeda dengan teman sebayanya.
4. Memastikan Kesiapan Diri
Jika tiga hal tadi telah dilakukan, setelahnya orang tua harus dapat memastikan kesiapan diri dari sia anak. Selain itu, sebagai guru orang tua juga harus punya kesiapan diri yang lebih tinggi agar saat menghadapi kendala bisa teratasi dengan mudah.
Namun jika orang tua menggunakan jasa homeschooling yang ada seperti Alfatihah Homeschooling, maka pastikan anak bisa berinteraksi dengan orang luar. Tujuannya agar anak bisa belajar dengan mudah dan dapat memahami materi yang disampaikan dengan cepat.
5. Menyiapkan Media dan Sumber Belajar
Langkah lain yang harus dilakukan seseorang jika ingin memulai homeschooling yaitu perlu menyiapkan Media dan sumber belajar yang akan digunakan. Media pembelajaran usahakan yang menarik agar anak tidak merasa bosan ketika sedang proses pembelajaran berlangsung.
Selain itu, sebagai guru dan orang tua, juga wajib menyiapkan sumber belajar bagi anak. Tujuannya agar pembelajaran tetap terarah dan bisa mencapai hasil yang diinginkan. Sumber belajar bisa berupa modul, buku paket, video pembelajaran atau juga ebook.
Itulah cara memulai homeschooling jika ingin menerapkan pada anak. Pastikan kelima tahapan tadi bisa dilakukan dengan tepat agar homeschooling yang dipilih dapat mencapai hasil yang sesuai. Selain itu, anak juga tidak merasa terpaksa dan bosan ketika belajar.
